Info Sekolah
Senin, 26 Okt 2026
  • Welcome to Kaliasin 1 Surabaya Official Website
  • Welcome to Kaliasin 1 Surabaya Official Website
24 September 2026

Siswa SDN Kaliasin 1/280 Surabaya Kembangkan “CRENOVA”, Gummy Inovatif dari Daun Semanggi dengan Potensi Antioksidan

Kam, 24 September 2026 Dibaca 87x Uncategorized

Surabaya – Kreativitas dan semangat berinovasi kembali ditunjukkan oleh siswa SDN Kaliasin 1/280 Surabaya melalui sebuah karya penelitian dan inovasi pangan yang diberi nama CRENOVA. CRENOVA merupakan functional gummy yang dikembangkan dari daun semanggi (Marsilea crenata), tanaman lokal yang banyak dikenal sebagai salah satu kekayaan hayati Kota Surabaya.

Inovasi tersebut mengangkat gagasan pemanfaatan bahan pangan lokal menjadi produk yang lebih menarik dan mudah dikonsumsi oleh anak-anak. Melalui penelitian ini, daun semanggi tidak hanya dipandang sebagai bahan makanan tradisional, tetapi juga dikembangkan menjadi produk inovatif berbentuk gummy dengan potensi aktivitas antioksidan.

Karya berjudul “An Innovative Functional Gummy Developed from Clover Leaves (Marsilea crenata) with Potential Antioxidant Activity” ini dikembangkan oleh tim siswa SDN Kaliasin 1/280 Surabaya, yaitu Hadassah Fi Ann Rantesalu, Briana Shanandra’s Twilight, Devoune Yeria Widiawati, Arsyila Keyna Elshanum, Gwen Leticia Valerie Dinda Yuniar, dan Keenan Alvaro Ardiansjah.

Berawal dari Permasalahan Konsumsi Sayuran pada Anak

Gagasan pembuatan CRENOVA berawal dari salah satu permasalahan yang cukup dekat dengan kehidupan anak-anak, yaitu kecenderungan anak menolak atau kurang menyukai konsumsi sayuran. Kondisi tersebut mendorong tim untuk mencari alternatif penyajian bahan pangan yang lebih menarik, khususnya bagi anak-anak.

Di sisi lain, daun semanggi (Marsilea crenata) merupakan tanaman lokal yang memiliki potensi untuk dimanfaatkan lebih lanjut. Tim kemudian mencoba mengembangkan daun semanggi menjadi produk gummy yang memiliki bentuk, rasa, aroma, dan tekstur yang lebih menarik sehingga diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif cara mengonsumsi bahan pangan lokal.

Melalui CRENOVA, siswa tidak hanya belajar menghasilkan sebuah produk, tetapi juga belajar melihat potensi tanaman di lingkungan sekitar melalui pendekatan penelitian dan inovasi.

Meneliti Kandungan Flavonoid pada CRENOVA

Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa yang terdapat dalam gummy berbahan daun semanggi serta mengetahui konsentrasi senyawa aktif yang dihasilkan.

Salah satu fokus penelitian adalah kandungan flavonoid. Berdasarkan hasil pengujian yang ditampilkan dalam poster penelitian, CRENOVA menunjukkan adanya kandungan flavonoid sebesar 0,52%.

Flavonoid merupakan kelompok senyawa yang banyak ditemukan pada tumbuhan dan dikenal memiliki berbagai aktivitas biologis. Dalam penelitian ini, keberadaan flavonoid menjadi salah satu dasar untuk melihat potensi aktivitas antioksidan dari produk yang dikembangkan.

Pengujian juga dilakukan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak menggunakan metode FRAP (Ferric Reducing Antioxidant Power). Hasil pengujian tersebut menjadi bagian penting dalam proses analisis untuk mengetahui potensi antioksidan yang dimiliki oleh bahan yang digunakan dalam pembuatan CRENOVA.

Proses Pembuatan CRENOVA

Proses pembuatan gummy dilakukan melalui beberapa tahapan. Daun semanggi terlebih dahulu dikeringkan kemudian dihaluskan hingga menjadi serbuk. Serbuk tersebut selanjutnya diekstraksi menggunakan etanol 96% selama kurang lebih 24 jam.

Hasil ekstraksi kemudian disaring sehingga diperoleh ekstrak yang akan digunakan dalam pembuatan gummy. Pada tahap berikutnya, gelatin dan gula disiapkan sebagai bahan dasar. Gelatin dikembangkan menggunakan air, kemudian dicampurkan dengan ekstrak daun semanggi.

Campuran tersebut kemudian dipanaskan sambil diaduk hingga homogen. Setelah seluruh bahan tercampur dengan baik, adonan dituangkan ke dalam cetakan gummy dan didiamkan hingga mengeras. Setelah melalui proses pendinginan, gummy siap untuk diuji dan dikonsumsi.

Proses tersebut menjadi pengalaman belajar yang menarik bagi para siswa karena mereka terlibat dalam berbagai tahapan, mulai dari pengolahan bahan, ekstraksi, pembuatan produk, hingga pengujian dan analisis hasil.

Tidak Hanya Meneliti, Siswa Juga Menguji Karakteristik Produk

Selain melakukan pengujian terhadap kandungan flavonoid dan aktivitas antioksidan, tim juga melakukan uji organoleptik terhadap produk CRENOVA.

Uji organoleptik dilakukan untuk mengetahui penerimaan terhadap karakteristik produk berdasarkan beberapa aspek, yaitu warna, aroma, rasa, dan tekstur. Pengujian ini penting karena sebuah produk pangan inovatif tidak hanya perlu memiliki potensi manfaat dari bahan yang digunakan, tetapi juga perlu memiliki karakteristik yang dapat diterima oleh konsumen.

Dengan demikian, penelitian CRENOVA menggabungkan aspek sains, pangan, kreativitas, dan inovasi dalam satu produk yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Memanfaatkan Potensi Tanaman Lokal

Salah satu hal menarik dari CRENOVA adalah pemanfaatan daun semanggi sebagai bahan utama. Semanggi merupakan tanaman yang memiliki keterkaitan erat dengan kuliner dan identitas lokal Surabaya.

Melalui inovasi ini, siswa diajak untuk mengenal bahwa bahan-bahan yang ada di lingkungan sekitar dapat memiliki nilai lebih apabila dikembangkan dengan pengetahuan dan kreativitas. Tanaman lokal dapat menjadi sumber inspirasi untuk menghasilkan produk baru yang memiliki nilai edukasi maupun inovasi.

CRENOVA juga menunjukkan bagaimana pembelajaran di sekolah dapat diarahkan pada kegiatan yang kontekstual. Siswa tidak hanya mempelajari teori tentang tumbuhan, senyawa, dan metode penelitian, tetapi juga menerapkannya dalam sebuah proyek nyata.

CRENOVA dan Semangat Generasi Muda Berinovasi

Karya CRENOVA menjadi salah satu contoh bahwa siswa sekolah dasar pun dapat dikenalkan pada kegiatan penelitian sejak dini. Dalam prosesnya, siswa belajar merumuskan masalah, menentukan tujuan, melakukan percobaan, mengamati hasil, menganalisis data, hingga menyusun kesimpulan.

Lebih dari sekadar menghasilkan sebuah produk gummy, proses penelitian ini memberikan pengalaman kepada siswa untuk berpikir kritis, bekerja sama, berkomunikasi, serta berani mengembangkan ide dari permasalahan yang mereka temukan di sekitar.

Kehadiran CRENOVA juga memperlihatkan bahwa potensi lokal dapat menjadi sumber ide yang menarik untuk dikembangkan menjadi sebuah inovasi. Daun semanggi yang selama ini lebih dikenal sebagai bahan pangan tradisional dapat diperkenalkan melalui pendekatan yang lebih kreatif dan dekat dengan karakter generasi muda.

Dari Sekolah untuk Inovasi yang Lebih Luas

CRENOVA menjadi bagian dari upaya siswa SDN Kaliasin 1/280 Surabaya dalam mengembangkan budaya penelitian dan inovasi di lingkungan sekolah. Kegiatan seperti ini memberikan ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi ide, melakukan eksperimen, dan menghasilkan karya berdasarkan permasalahan nyata.

Melalui penelitian “An Innovative Functional Gummy Developed from Clover Leaves (Marsilea crenata) with Potential Antioxidant Activity”, siswa menunjukkan bahwa inovasi dapat dimulai dari hal sederhana yang berada di sekitar kita.

Semangat tersebut sejalan dengan upaya SDN Kaliasin 1/280 Surabaya dalam mendorong peserta didik untuk menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi, kreatif, kolaboratif, komunikatif, nasionalis, serta peduli terhadap budaya dan lingkungan.

CRENOVA menjadi sebuah langkah kecil yang menunjukkan bahwa ide kreatif, penelitian, dan pemanfaatan potensi lokal dapat berjalan bersama. Dari daun semanggi, lahirlah sebuah gagasan baru yang membawa semangat “dari lokal untuk berinovasi.”

SDN Kaliasin 1/280 Surabaya — terus berkarya, terus berinovasi!

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar